PENGAMBILAN SAMPEL DARAH TERHADAP WARGA BINAAN LAPAS KEDIRI

Kediri – (23/11/21) Pagi ini Warga Binaan Lapas Kelas IIA Kediri Kanwil Kemenkumham Jatim menjalani screening HIV secara sukarela atau sering disebut Voluntary Counseling and Testing (CVT). Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan di Aula Lapas Kediri. Dalam pelaksanaan kegiatan ini berkerja sama dengan Dinkes Kota Kediri dengan Tenaga Medis dari Puskesmas Sukorame dan mrican. Program ini di laksanakan rutin. Warga Binaan bergiliran memasuki Aula serta melakukan registrasi. Selanjutnya Warga Binaan diambil sampel darahnya dan sputum. Konseling dan menjadi rangkaian akhir kegiatan deteksi dini/ skrining kali ini.
HIV/AIDS seringkali dikaitkan dengan berbagai mitos dan pemahaman yang keliru, terutama tentang penularannya.
Dampaknya, mitos-mitos menyesatkan tentang HIV/AIDS membantu melekatkan stigma negatif kepada para penyintasnya. Sehingga, mereka enggan untuk mendapatkan pengobatan.
atau
adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Berikut beberapa metode penularan HIV antara lain adalah melalui:
.
Penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom selain itu seseorang yang suka berganti-ganti pasangan seksual juga lebih berisiko untuk terkena HIV.
.
MBerbagi pakai jarum suntik atau menggunakan jarum suntik bekas membuat seseorang berisiko sangat tinggi tertular penyakit, termasuk HIV.
. ,
Seorang ibu yang terinfeksi HIV dan mengandung atau menyusui berisiko tinggi untuk menularkan HIV kepada bayinya.
.
Dalam sebagian kasus, penularan HIV juga bisa terjadi melalui tranfusi darah. Namun, kejadian ini semakin jarang terjadi karena adanya penerapan uji kelayakan donor, termasuk donor darah, organ ataupun donor jaringan tubuh. Dengan pengujian yang layak, penerima donor darah memiliki risiko yang rendah untuk terinfeksi HIV.
HUMAS LAPAS KEDIRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *